Serial Investasi (Bagian 1)


Serial Investasi (Bagian 1)

Minggu malam tanggal 17 februari 2008 (Jam 19.42)

Minggu malam, baru pulang dari luar dan sampai ke kost-kostan, langsung ke depan komputer. Pengennya sih cuma liat-liat artikel yang di kirim ama teman kemaren. Tapi toh ternyata artikelnya panjang banget, 263 halaman (hihihi ini artikel apa buku ya?). Akhirnya malas pun menghampiri dan beralihlah pada sebuah lamunan, apa ya kira-kira yang enak dilakukan sendirian di kost-kostan ? Nonton acara TV bosen, itu-itu aja temanya. Maen PS, males, menang terus. Maen CM sama aja bosan. Ngapain ya ? Persis pada saat ingin mematikan komputer, saya teringat pertemuan kemaren antara anak-anak PMK FE dengan alumni di rumah mba Santi. Pertemuan kemaren sabtu itu membahas banyak hal, salah satunya yang saya ingat dan selalu menjadi topik menarik buat saya adalah INVESTASI.

Ahhh.. kenapa tidak itu saja yang saya lakukan ya…. Sharing knowledge (yang sedikit ini) kepada teman-teman yang mungkin masih belum tahu dan belum sadar mengenai penting dan perlunya berinvestasi. Saya pun mencoba untuk menulis, demi sebuah misi membantu teman-teman PMK FE UNDIP maupun alumninya untuk lebih tahu dan lebih mengerti tentang pentingnya arti investasi buat kita, keluarga kita, lingkungan dan terlebih lagi buat pelayanan kita. J Mari saya mulai tulisan saya ini…..

Apa sih investasi itu ? Apakah Alkitab pernah menyuruh kita secara langsung untuk berinvestasi ? Hmm… saya sendiri bukan orang yang ahli soal Alkitab apalagi menafsirkannya, namun ada hal yang kalau tidak salah ingat bagian Alkitab yang menceritakan soal hamba yang diberikan talenta oleh Tuhan, ada yang 1 talenta, 5 talenta dan ada yang 10 talenta (kalau tidak salah ingat J). Singkat cerita, hamba yang 10 talenta dan 5 talenta pulang dengan ”return” 100% dari yang dititipkan ”pemilik modal” kepadanya. Sementara hamba yang satu talenta menghasilkan ”return” 0%. Nah, cerita itu ”disensor” disitu. Cerita itu tidak pernah menceritakan apa sih yang sebenarnya dilakukan oleh si 10 talenta dan 5 talenta itu ? Kok bisa dia mengembalikan telenta yang dipercayakan ke dia, sedangkan yang 1 talenta tidak bisa ? ”Apa yang diketahui oleh si 10 dan 5 talenta itu yang tidak diketahui oleh si 1 talenta ?”

Sekali lagi saya mengutip cerita diatas bukan untuk diperdebatkan mengenai salah atau benar tafsiran saya (kalau salah saya minta maaf) tapi tidak lebih dari sebuah pembukaan mengenai pentingnya kita untuk selalu mengembangkan semua hal, apa saja, baik ilmu, kasih sayang, kebaikan dan tentu saja uang kita yang dititipkan Tuhan kepada kita. Pertanyaannya, kemana kita bisa ”mengembangkan” uang kita itu ? Kemana kita bisa menginvestasikan uang kita yang ”sedikit” itu ? Uang kita sering kali habis untuk banyak hal yang tidak perlu dan tidak penting. Kita lupa bahwa sebenarnya kalau kita bijak untuk mengelola uang kita, maka kita justru bisa membuat duit yang kita habiskan ke hal yang tidak penting tadi menjadi ”mesin” pekerja buat kita yang menghasilkan kekayaan yang lumayan. Dan mungkin kita juga bisa menjadi penyumbang tetap buat pelayanan dan gereja J.

Investasi sendiri dapat dilakukan dengan berbagai cara, saya mencatat sedikitnya ada 5 cara yang dapat kita lakukan untuk ”menggemukkan” pundi-pundi kita (mungkin bisa lebih) yaitu :

  1. Investasi dalam bentuk logam mulia
  2. Investasi dalam bentuk pasar uang
  3. Investasi dalam bentuk obligasi
  4. Investasi dalam bentuk reksadana
  5. Investasi dalam bentuk saham

Apa dan bagaimana masing-masing investasi diatas….. Tunggu selanjutnya ya… Penulis mau baca contekan dulu… biar gak salah informasi J. GBU.

Tinggalkan komentar

Filed under Investasi dan Keuangan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s