Serial Investasi (Bagian 5)


Serial Investasi (Bagian 5)

Mari Berinvestasi (Continued)

  • Investasi dalam bentuk reksadana

Investasi yang keempat adalah investasi dalam bentuk reksadana. Reksadana ini menjadi sangat booming beberapa tahun terakhir, meskipun pernah mengalami gejolak besar di tahun 2005 yang lalu. Investasi ini cocok untuk pemula dan investor dengan berbagai tipe yang ada. Baik yang suka dengan resiko maupun yang anti dengan resiko. Apa itu reksadana (bukan danareksa :)) dan bagaimana mekanismenya ? Penulis mencoba menguraikan dengan rinci namun tentu saja sebatas yang penulis tahu. Mari kita mulai….. .

  • Apa itu reksadana ?
  • Reksadana ini adalah bentuk investasi dimana seseorang membeli NAB (Nilai Aktiva Bersih) atau lebih penulis lebih senang memberinya nama : Harga (Price)
  • Dimana dapat membeli reksadana ?
    • Reksadana dapat diperoleh di bank-bank penjual yang ada di seluruh Indonesia antara lain :
      • Bank Permata : Program Permata Spend & Save : Setoran per/bulan minimum : 500rb, hanya boleh diambil setelah 1 tahun
      • Citibank, HSBC, Bank Mandiri, Standard Chartered, Bank Permata dll : Setoran awal minimum 50 juta, bisa ditambah dan diambil setiap saat. Di hampir semua bank, produk reksadana dijual dengan minimum biaya masuk adalah 50 juta
      • Bank Commonwealth : Minimum 2 juta dan bisa melakukan penambahan dan pengambilan setiap saat (bebas hampir seperti layaknya menabung, karena sistemnya adalah untuk menambah dana, berlaku sistem H+1 dan untuk mengambil dana, berlaku sistem H+4*). Melakukan investasi di reksadana, melalui agen penjual Bank Commonwealth adalah alternatif terbaik (sepanjang pengetahuan penulis, penulis sudah melakukan survey ke hampir semua agen penjual) untuk para investor dengan modal ”minim”. Dengan 2 juta investor dapat memperoleh fasilitas internet banking, ATM, dan token PIN. (Nb. Penulis tidak ada hubungan sama sekali dengan commonwealth, apalagi jadi agen bank tersebut J). Bagaimana caranya ? Silahkan mengakses www.commbank.co.id. Dan mintalah mereka untuk mengirimkan marketingnya ke kantor anda. 🙂
      • Di kantor Manajer Investasi (M.I) seperti :Schroder Investment (www.schroders.com) , Manulife Investment (www.reksadana-manulife.com) , dll (Ada banyak sekali M.I yang ada di Indonesia, namun penulis hanya percaya pada beberapa M.I saja). Namun membeli di kantor M.I sangat tidak disarankan mengingat biasanya, para M.I ini hanya melayani konsumen dari kalangan korporasi atau investor dengan modal diatas 1 Milyar. Meskipun demikian untuk pemula, dengan modal hanya 2 juta, juga akan mereka layani (namun hanya sebatas dilayani dengan ”baik” saja, tidak dengan sangat baik J).
  • Apa itu NAB ?
    • NAB adalah Nilai Aktiva Bersih atau harga beli dari sebuah produk reksadana. Harga inilah yang setiap hari akan berubah (bisa naik dan bisa turun, sesuai dengan portofolio saham yang ada dalam produk reksadana ini). Jadi bila anda memiliki uang Rp. 10juta dan nilai NAB suatu produk reksadana, katakan namanya adalah Fortis Ekuitas, adalah Rp.10.000 maka unit (barang) yang anda dapatkan adalah Rp.10.000.000/Rp.10.000 : 1000 unit. Dan bila suatu hari nanti nilai NAB anda Rp.11.000 maka kekayaan anda sekarang adalah : Rp.11.000 * 1000 Unit = Rp. 11.000.000 (selamat anda gain 10%). J

  • Dari mana saya mendapat informasi mengenai nilai NAB ?
    • www.bisnis.com. Disudut kanan atas, ada tertulis edisi cetak (masuk ke menu ini), kemudian di sebelah kiri agak bawah (bukan paling bawah) ada menu nilai unit link, reksadana dll, pilihlah menu reksadana. Dan semua informasi mengenai nilai NAB yang ada tercantum disana, diupdate setiap hari.
    • Koran bisnis indonesia. Terbit setiap hari. 🙂
  • Reksadana apa saja yang dijual ?
    • Reksadana yang dijual terbagi dalam 4 bagian :
      • Reksadana Pendapatan Tetap
        • Adalah reksadana, dimana M.I yang mengelola dana kita sebagian besar akan diinvestasikan di instrumen keuangan berupa : Obligasi dan Deposito Resiko : Rendah. Return : Rendah.
      • Reksadana Pasar Uang
        • Adalah reksadana, dimana M.I yang mengelola dana kita sebagian besar akan diinvestasikan di instrumen keuangan berupa : Pasar Uang. Resiko : Rendah. Return : Rendah.
      • Reksadana Campuran
        • Adalah reksadana, dimana M.I yang mengelola dana kita sebagian besar akan diinvestasikan di instrumen keuangan berupa : Pasar Uang, Obligasi, Deposito dan Pasar Modal Resiko : Menengah. Return : Menengah. Namun akan lebih cenderung di-investasikan ke pasar obligasi dan deposito.
      • Reksadana Saham
        • Adalah reksadana, dimana M.I yang mengelola dana kita akan diinvestasikan di semua instrumen keuangan yang ada berupa : Pasar Uang, Obligasi, Deposito dan Pasar Modal Resiko : Tinggi. Return : Tinggi. Berbeda dengan Reksadana Campuran, di Reksadana Saham ini minimal 90% dari dana kelolaan akan diinvestasikan di pasar modal.
  • Dimana uang saya itu diinvestasikan ? Di luar Indonesia ?
    • Tidak, Semua uang anda hanya akan diinvestasikan oleh M.I di Indonesia, baik deposito, obligasi, pasar uang, maupun Bursa Efek Indonesia
  • Apa itu Manajer Investasi (M.I) ?
    • Adalah organisasi/perusahaan yang mengelola duit yang anda setorkan ke mereka. Mereka mendapakan fee yang jumlahnya bervariasi antara 1% – 2% per tahun dari dana kelolaan mereka.
  • Apa itu Bank Kustodian ?
    • Adalah Bank yang menyimpan uang dana kelolaan. Jadi si manajer investasi tidak pernah menyimpan uang itu di kantor mereka (jadi kalo mereka mau lari, cenderung sangat susah, saya tidak bilang tidak mungkin, karena apapun mungkin di dunia ini). Bank Kustodian ini hanya akan mengeluarkan uang dari ”brankas”mereka bila ada perintah dari M.I, dan itupun hanya akan dikeluarkan ke instrumen keuangan yang ada (setahu penulis, dana itu tidak bisa diperintahkan untuk dikeluarkan misalnya untuk beli mobil, beli apartemen, beli ruko dsb, atau hal-hal lain yang tidak merupakan investasi keuangan).
  • Siapa saja Manajer Investasi di Indonesia ?
    • Banyak sekali, namun penulis hanya rekomendasi 3 M.I : Schroder, Fortis dan Manulife.
  • Bagaimana returnnya ?
    • Dalam 8 tahun terakhir return rata-rata yang dihasilkan oleh 3 M.I (Fortis, Schoders, Manulife ) untuk reksadana saham ”Cuma” sekitar 1200% alias 12 kali lipat. Ya.. anda tidak salah baca kok…Saya ulangi 12 kali lipat🙂.

  • Apa resikonya ?
    • Dalam jangka panjang, bisa saya katakan hampir tanpa resiko, bercermin pada kinerja masa lalu (namun yang perlu selalu diingat adalah : ”a past success guarantee nothing” alias kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa yang akan datang).
    • Resiko terbesar dan belum pernah terjadi dan penulis berharap tidak pernah menyaksikannya adalah : Si Manajer Investasi LARI. Karena itu teliti sebelum membeli, pilihlah M.I yang sudah ber-asset besar, nasabah banyak, cabang di mana-mana, sehingga dapat meminimalisir kemungkinan M.I lari dari Indonesia. Ingat !!!, Jangan pernah tergiur dengan return besar, namun M.I tidak jelas.
  • Berapa dana yang dibutuhkan ?
    • Bervariasi tergantung bank yang menjadi agen penjualnya
  • Apakah saya dikenakan ”fee” beli ? Berapa ?
    • Ya, anda dikenakan fee beli (tapi tidak besar kok, paling tinggi 2%). Fee ini dapat dibaca di prospektus masing-masing produk reksadana.
  • Apa produk reksadana yang penulis gemari ?
    • Reksadana saham :
      • Schroder Dana Prestasi Plus (SDPP)
      • Fortis Ekuitas
      • Fortis Infrastruktur Plus
      • Mandiri Investa Atraktif
      • Manulife Dana Saham
      • Manulife Dana Andalan
    • Reksadana Campuran
      • Schroder Dana Prestasi (SDP)
      • Fortis Pesona
      • Fortis Equitra

Udah dulu ya… Udah jam 11 malam nih, lagipula sudah 5 lembar, nanti bosan membacanya. Besok kita lanjut dengan investasi di pasar modal (trader saham)..

Semoga bermanfaat dan berhikmatlah selalu dalam memilih reksadana anda.

Tinggalkan komentar

Filed under Investasi dan Keuangan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s