Serial Investasi (Bagian 6)


Serial Investasi (Bagian 6)

  • Investasi dalam bentuk saham

Investasi yang terakhir (yang penulis tahu) adalah investasi dalam bentuk saham. Investasi ini cocok untuk tipe orang yang risk taker dengan kemampuan dalam pengetahuan di ekonomi yang minimal cukup baik. Seharusnya anak bangsa ini apalagi yang pernah mengecap bangku Fakultas Ekonomi, setidaknya menjadi pelaku bursa efek. Entah sebagai investor (hanya membeli saham di Bursa Efek dan mendiamkannya dalam jangka waktu yang lama), atau sebagai ”trader” (membeli saham dan melakukan perdagangan saham secara aktif). Namun memang, bangku kuliah kita selama ini hanya mengajarkan teori saja yaitu Teori Ekonomi, Ekonomi Makro, Ekonomi Mikro dsb (beberapa mahasiswa malah mengulang pelajaran ini beberapa kali, termasuk penulis). Bangku sekolah tidak pernah menjelaskan bahwa pengetahuan yang ”mumpuni” di bidang ekonomi adalah kunci sukses dalam ”permainan” di lantai bursa. Sebagai contoh, penulis ingin bertanya, apakah semua anak FE tahu apa pengaruh penurunan suku bunga ”The Fed” terhadap harga saham ? Saham apa saja yang akan terpengaruh kuat akan pengumuman ini ? Apakah pengumuman ini berpengaruh ke nilai tukar rupiah terhadap dollar ? Apakah pengumuman penurunan suku bunga ”The Fed” punya pengaruh besar dalam melonjaknya harga komoditi dan logam mulia baik emas, nikel, platina dsb ? Penulis percaya, pasti ada beberapa anak FE yang tidak tahu sama sekali pengaruh penurunan suku bunga itu, beberapa malah mungkin tidak tahu apa itu ”The Fed”, sangat ironis sekali. Namun tidak apa-apa, karena memang setiap pribadi pasti punya ”ketertarikan” pada bidang tertentu saja, sehingga mereka berkonsentrasi pada bidang itu saja, sehingga di dunia ini mereka hanya mengetahui ilmu di bidang itu saja, mereka tidak tahu dunia lain. Hidup memang pilihan, dan tulisan ini dibuat untuk sedikit memberikan ”ilham” bahwa ada pilihan lain selain pilihan yang sudah kita ketahui saat ini. Dan pilihan ini mungkin bisa dijadikan Tuhan sebagai saluran berkat buat kita.

Tips :

  • Sebelum bermain saham, jangan pernah terjun tanpa punya pengetahuan yang cukup, baik mengenai ”Analisa secara Teknikal” seperti RSI, Stochastic, EMA, MA, Fibonaci, Candle Stick dsb maupun ”Analisa secara Fundamental” seperti. seperti Menghitung ROA, ROI, sales achievement, Laba Perusahaan, EPS, DER dsb. Karena itu akan menjadikan anda tergabung dalam komunitas 90%, atau komunitas ”orang-orang yang kalah”
  • Satu hal yang harus diingat, karakteristik bursa efek Amerika (Dow Jones) berbeda dengan Bursa Efek Indonesia (BEI). Bila di Dow Jones analisa secara fundamental sangat terefleksi di harga saham perusahaan tersebut, berbeda dengan BEI yang dalam beberapa kondisi, malah pengumuman ”positive” terhadap suatu saham (emiten) tidak membuat saham itu naik, malah sebaliknya turun (kadang-kadang, turunnya tidak ketulungan).
  • Investasi saham di Indonesia, sangat berat apalagi bila anda bersifat ”trader” dengan kemampuan minim. Salah satu cara agar bisa sukses bila berinvestasi di saham BEI, selalu perhatikan pergerakan ”ikan kakap” (Manajer Investasi besar, Investor Asing dan Big Fund manajer), saham apa saja yang mereka rekomendasikan, saham apa saja yang jadi portofolio mereka. Disamping itu cara lainnya adalah berdoa, semoga Tuhan Beserta Kita.
  • Namun investasi di Indonesia bisa cukup menjanjikan, bila kita bersifat long term investment, meskipun tidak dijamin 100%. Karena di Indonesia masih belum ada penjualan ”saham-saham option” atau produk sekuritas derivative lainnya sebagai cara untuk melindungi nilai saham kita.

Untuk dapat melakukan investasi di BEI, maka seseorang harus membuka ”account” di perusahaan sekuritas. Ada banyak perusahaan sekuritas di Indonesia ini beberapa diantaranya adalah : Danareksa sekuritas, Kim Eng sekuritas, Trimegah sekuritas, E-Trading sekuritas, Mandiri sekuritas dll. Biaya minimum untuk berinvestasi juga bermacam-macam dari mulai 10 juta (E-Trading), 25 juta (Danareksa sekuritas) sampai diatas 50 juta (Kim Eng sekuritas). Namun dari semua pilihan yang ada, pilihlah sekuritas ”terkenal” dan ”besar” agar dana anda aman, informasi yang anda dapat juga sangat cepat dan banyak (carilah informasi mengenai calon sekuritas anda dari koran, majalah dan dari teman-teman anda yang lebih tahu).

Saat ini untuk melakukan ”trading” di lantai bursa tidak hanya bisa dilakukan dengan cara lama yaitu menelepon broker namun juga langsung secara online di internet seperti yang ditawarkan oleh E-Trading dan IPOT sekuritas. Sehingga dimanapun anda berada, masih bisa bertransaksi dengan biaya yang murah dan langsung ke lantai bursa.

Demikianlah semua jenis investasi yang penulis janjikan untuk dibahas, sebenarnya masih banyak jenis investasi lainnya seperti option dan properti yang juga sangat menjanjikan, namun penulis merasa bahwa investasi lainnya membutuhkan biaya yang sangat besar dan pengetahuan yang diatas cukup untuk dapat sukses di investasi tersebut. Disamping itu pengetahuan penulis mengenai investasi lainnya juga terbatas. Sehingga penulis memilih lima investasi di atas untuk dibahas.

Penulis berharap bila teman-teman, membaca tulisan ini dan terinspirasi untuk melakukan investasi dan pada akhirnya mendapatkan ”gain” yang cukup, selalu ingatlah untuk mengembalikan sebagian uang anda kepada Tuhan. Semoga Tuhan selalu beserta kita dan GBU all.

TAMAT

Jakarta, Februari 2008

(diambil dari berbagai sumber)

Tinggalkan komentar

Filed under Investasi dan Keuangan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s