Gurita Cikeas…


Mohon maaf tulisan ini bukan dibuat untuk menguak, mengungkap apalagi memberikan bukti mengenai kerajaan yang dinamakan Cikeas. Bukan juga untuk menjatuhkan apalagi menghina Presiden Republik Indonesia, SBY. Tulisan ini cuma ingin mengungkapkan sisi lain dari masalah terbitnya buku Gurita Cikeas yang heboh itu. Tulisan dari seorang rakyat kecil yang tidak tau apa-apa soal dunia perpolitikan..

Satu hal yang menggugah rasa dan nurani saya sebagai seorang nasionalis demokratis pendukung Pancasila dengan terbitnya buku ini adalah betapa miskinnya mental bangsa tercinta ini. Tidak senang melihat orang lain berkuasa, iri dengan kesuksesan orang lain, tidak suka dengan rejeki orang lain dan yang lebih penting lagi selalu ingin MEMBALAS orang yang ingin menjatuhkan dirinya.

Apa sebenarnya yang menjadi pembentuk bangsa ini ? Bangsa yang dulu sangat terkenal dengan keramahannya dan tepo selironya kenapa sekarang menjadi liar seperti ini. Saya jadi teringat kiriman email dari seorang teman tentang SURGA dan NERAKA.

Dikisahkan bahwa keadaan surga dan neraka itu sama persis yaitu dimana ada sebuah ruangan  yang terdapat sebuah meja bundar yang sangat besar, dan di tengahnya terdapat semangkok sup yang beraroma sangat lezat yang membuat manusia tersebut mengalir air liurnya. Meja tersebut dikelilingi orang-orang yang kurus yang tampak sangat kelaparan. Orang-orang itu masing-masing memegang sebuah sendok yang terikat pada tangan masing-masing. Sendok tersebut cukup panjang untuk mencapai mangkok di tengah meja dan mengambil sup yang lezat tadi. Tapi karena sendoknya terlalu panjang, mereka tidak dapat mencapai mulutnya dengan sendok tadi untuk memakan sup yang terambil. Inilah NERAKA.

Ruangan kedua juga berisi meja beserta sup dan orang-orang yang kondisinya persis sama dengan ruangan di pertama. Perbedaannya, di dalam ruangan ini orang-orang tersebut berbadan sehat dan berisi dan mereka sangat bergembira di keliling meja tersebut.”Apa yang terjadi ? Kenapa di ruangan yang kondisinya sama ini mereka terlihat lebih bergembira ? Ternyata di ruangan kedua orang-orang ini dengan ikhlas menyuapi orang lain yang dapat dicapainya dengan sendok bergagang panjang, berbeda dengan  ruangan pertama yang diisi oleh orang-orang yang serakah hanyalah memikirkan kebutuhan dirinya sendiri”. Inilah SURGA

Tidakkah kita melihat persamaan cerita diatas dengan keadaan bangsa kita sekarang ? Ah, seandainya semua kita punya sedikit saja SIFAT BAIK niscaya bangsa ini akan menjadi SURGA di dunia.

Marilah mulai dari diri kita, tidak usah menjadi total malaikat tapi paling tidak sedikit lebih baik dari yang sekarang. Mudah-mudahan setelah membaca tulisan ini tidak ada suara keras yang berteriak, kalau begitu apa kita biarkan pemimpin itu korup ? apa akan kita biarkan kerajaan itu semakin besar ? Jawaban saya jelas : TIDAK. Cuma caranya bagaimana ?? Mohon maaf saya tidak tahu, karena saya adalah rakyat kecil yang tidak tahu apa-apa.

Tinggalkan komentar

Filed under Lain-Lain

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s