Pemalas yang kaya raya…


Menjadi kaya raya mungkin adalah impian dari 90% orang yang hidup di dunia saat ini. Memang benar bahwa ada 10% orang yang tetap tidak ingin kaya.. Tapi paling tidak dengan 90% ini saya sudah bisa mempunyai dasar untuk menulis cerita ringan ini di sela-sela waktu istirahat makan siang saya. Kenapa harus di sela-sela waktu istirahat makan siang? Ya tentu saja karena saya tidak kaya raya sehingga begitu waktu istirahat makan siang berhenti, maka pada saat itu pulalah saya harus kembali bekerja lagi supaya besok dan bulan depan saya masih bisa makan siang dan tentu saja untuk menulis tulisan yang nggak-nggak seperti ini…🙂.

Bayangkan enaknya menjadi kaya-raya itu, makan siang tinggal datang ke restoran paling enak dan paling mewah di kota manapun. Habis makan tinggal bayar pakai kartu kredit platinum atau bisa juga gak bayar (masak harus bayar di restoran sendiri – maklummm kaya rayaaaa…. :)).

Mau liburan tinggal pilih tempat dan tentu saja dengan pesawat terbang yang terbaik dan pelayanan terbaik. Dan pastinya akan mengajak keluarga-keluarga handai taulan tanpa mikir-mikir akan kehabisan duit..  (maklummmm kaya rayaaaaa….. :)).

Mau tidur tinggal pilih hotel dan pengawal atau mungkin teman tidur yang enak untuk diajak tidur dan diskusi sebelum tidur… (istri/suami orang-orang kaya itu biasanya cakep/cantik dan pintar, namanya juga orang kaya rayaaa… :)).

Mau nulis-nulis, gak perlu nulis sendiri tinggal bayar orang yang mau nulis tetapi namanya tetap si orang kaya raya tadi.. enak bukan ? mau apalagi ? Semua bisa deh dibeli sama orang kaya…🙂.

Saya jadi kepikiran bagaimana ya dulu orang kaya itu menjadi kaya ? Dengan kerja keras, nasib baik atau “jalan hidup” yang berbeda dengan orang kebanyakan ? Bisa gak ya kita malas-malasan tapi tetap kaya-raya ? Kalau bisa caranya gimana ya ?🙂🙂🙂.

Dan sampai tulisan ini selesai saya belum bisa menemukan jawaban pertanyaan itu… Sehingga saya akhirnya memutuskan untuk mengakhiri tulisan ini sebelum saya gila, karena gila akan membuat saya dipecat dengan tidak hormat dari perusahaan tempat saya mencari sesuap nasi dan semangkok sup kacang merah ini…🙂.

Btw, semut aja yang tiap hari bekerja keras gak kaya-kaya (buktinya gak ada semut yang bisa ganti kulit dari semut hitam menjadi semut putih atau semut merah) masakan ada orang yang malas-malasan bisa kaya raya… Ahhh saya tidak percaya itu….🙂

7 Komentar

Filed under Lain-Lain

7 responses to “Pemalas yang kaya raya…

  1. Gimana biar orang bisa kaya ..?
    Cari orang tua angkat kaya raya yg mau buat surat wasiat bahwa seluruh hartanya akan jatuh ketangan Qta after they gone,
    h.h.h.

    *kidding

  2. setuju ama moris hahahaha…
    ato nggak cari suami yg kaya ajah. Kita bisa ongkang2 kaki jadi peliharaan suami dan menikmati warisan mertua hehehe…

  3. JUjur saya tidak termasuk yang ingin kaya raya. saya hanya ingin cukup dan sederhana dan tidak berkekurangan dalam ukuran2 normal.

  4. @ moris and nancy… : jalan cepat menuju kaya.. hehehe..
    @ laston : setuju dengan lae laston…

  5. saya hanya ingin cukup dan sederhana dan tidak berkekurangan dalam ukuran2 normal. <— gw setuju banget sama yg ini
    walau kalo dipikir2 lagi pngertiannya sama aja pengen blg "pengen kaya"
    hahahha

    salam

  6. hehe… setuju dengan depz… pada dasarnya emang setiap orang punya keinginan dan cita-cita sendiri… hal itulah yang selalu menjadikan kita hidup dan terus ingin berjuang….

  7. hehehe, entar aku jawab sob.. maklum aku ini termasuk pemalas jadinya juga nyasarnya ke sini…

    salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s