Tips Sederhana Berinvestasi Saham


Hari-hari ini orang sudah semakin mudah untuk mendapatkan uang, sekaligus menghabiskan banyak uang. Salah satu cara untuk mendapat uang adalah dengan melakukan investasi di pasar modal atau saham. Banyak jalan menuju Roma begitu juga banyak cara agar sukses berinvestasi di pasar saham. Namun beberapa tips dibawah ini bisa menjadi penambah pengetahuan anda sekalian.

Tips ini bukan lah suatu hal yang mutlak untuk dijalankan karena seluruh tips dibawah adalah berdasarkan pengalaman beberapa orang dan buku-buku literatur yang sempat didengar dan dibaca oleh penulis.

Tips berinvestasi saham :

  • Tidak ada saham yang selalu naik atau selalu turun.

Kecuali perusahaan itu bangkrut, tidak akan ada satu saham pun yang harganya selalu naik atau selalu turun selama puluhan tahun. Pasti suatu saat akan naik dan di saat lain akan turun.

  • Jangan “berperang” dengan tangan kosong.

Ikuti training/kursus atau paling tidak anda membaca  buku-buku cara berinvestasi di saham.Anda hanya akan menghabiskan duit anda dengan cepat bila anda berinvestasi sambil belajar saham. Belajarlah dulu baru kemudian berinvestasi.

  • Kemungkinan pasar saham dikendalikan oleh satu orang atau satu faktor sangat kecil.

Banyak orang percaya bahwa kondisi pasar modal dikendalikan oleh satu orang atau satu faktor atau satu kelompok orang. Hal itu bisa saja terjadi bila ada banyak faktor yang mendukung terutama situasi dan kondisi perekonomian dunia atau negara itu sendiri.

  • Percaya atau tidak, intuisi akan sangat membantu.

Dalam banyak kesempatan, angka-angka dan teori-teori berinvestasi saham tidaklah terlalu berguna. Gunakan feeling/intuisi anda dalam keadaan yang tidak menentu.

  • Investasi saham untuk jangka panjang, bukan untuk 1-2 bulan.

Menjadi kaya mendadak adalah hal yang hampir mustahil dilakukan dengan jalan yang benar dah halal. Karena itu, jangan pernah berharap anda menjadi kaya di investasi saham dalam 1-2 bulan. Berharaplah untuk menjadi kaya dalam 5-10 tahun mendatang.

  • Gunakan uang yang “menganggur”.

Karena resiko yang ditanggung sangat besar (terutama di negara-negara berkembang) sebaiknya jangan gunakan uang yang dipakai untuk kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan keluarga.

  • Belilah pada saat harga saham turun dan jual pada saat harga saham naik.

Hal yang kelihatan sederhana. Tetapi percayalah banyak orang tidak bisa menerapkan hal ini dengan baik. Ketidak-sabaran, ketamakan dan kurang analisa yang mendalam membuat orang membeli saham dengan harga yang tinggi dengan harapan dapat menjual di harga yang lebih tinggi. Ingatlah selalu bahwa selalu ada saat dimana saham akan turun harganya. Dan tunggulah saat itu dengan sabar.

Selamat berinvestasi…..🙂🙂🙂



Tinggalkan komentar

Filed under Investasi dan Keuangan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s