Plagiat dan Sistem Pendidikan Indonesia…


Hari ini saya membaca berita dimana seorang Professor menulis artikel yang ternyata sudah pernah dipublikasikan oleh orang lain, bahasa lebih sederhananya adalah Plagiat. Bayangkan saja, seorang Professor masih saja melakukan hal yang sebenarnya sudah sering diajarkan ke para mahasiswanya untuk tidak dilakukan.

Angan ini langsung melayang pada masa beberapa waktu yang lalu pada saat saya masih duduk di bangku kuliah dimana sebagai mahasiswa selalu digembar-gemborkan bahwa plagiat itu adalah hal yang paling haram dilakukan para “orang-orang intelek” di kampus.

Padahal kalau dipikir-pikir plagiat itu susah untuk tidak dilakukan di negara dengan sistem pendidikan yang masih belum sempurna. Di negeri ini secara tidak langsung para mahasiswa diajarkan untuk melakukan plagiat. Bayangkan saja berapa banyak mata kuliah yang harus dikuasai oleh seorang mahasiswa. Banyak sekali pelajaran-pelajaran yang sebenarnya tidak terlalu “penting” dan melenceng dari jurusan yang diambil oleh mahasiswa itu harus dikuasai dan dimengerti oleh para mahasiswa.

Banyaknya mata kuliah itu membuat si mahasiswa tidak lagi punya banyak waktu untuk mempelajarinya tetapi tuntutan untuk lulus tidak bisa lepas begitu saja dan lebih parah lagi jalan pintas selalu ada di banyak rental-rental komputer di sekitar kampus yang menawarkan jasa pembuatan karya tulis, karya akhir dsb.

Bagaikan api dan bensin, kedua hal itupun menyatu dan membara menghasilkan lulusan-lulusan yang tidak pernah punya kompetensi dan selalu mencari jalan pintas dalam kehidupan selanjutnya. Hal inilah yang menjadi cikal bakal awal anak bangsa ini mengenal jalan pintas yang berupa plagiat. Sistem pembelajaran yang salah dan kurangnya kontrol dari para pengajar dalam membaca satu demi satu karya tulis mahasiswa (karena mahasiswanya bisa ratusan) plus ditambah dengan terlalu murahnya jasa pembuatan karya akhir membuat saya tidak terkejut lagi bila ada seorang Profesor melakukan plagiat. Karena jauh sebelum itu ada banyak anak bangsa ini yang sering melakukan “plagiat-plagiat kecil”. Karena bukankah segala sesuatu yang besar selalu dimulai dari hal-hal kecil ?🙂

2 Komentar

Filed under Lain-Lain

2 responses to “Plagiat dan Sistem Pendidikan Indonesia…

  1. plagiat itu masalah budaya, kebiasaan dan
    masalah pola pikir

    Karena bukankah segala sesuatu yang besar selalu dimulai dari hal-hal kecil ? <—agree

  2. hmmm…mungkin si Prof. lupa x buat referensinya,
    mknya dicap plagiat😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s