Mau Bahagia? Belajarlah untuk tidak membandingkan


Tujuan semua orang yang masih punya nafas dan roh kehidupan hanya satu: *Bahagia*.

Tentu saja varian bahagia itu berbeda di setiap orang. Namun apapun bentuknya tetapi namanya tetaplah satu. *Bahagia*.

Sangat sederhana sekali bahwa ternyata dengan segala hiruk pikuk yang terjadi di dunia ini, tujuan semua manusia yang ada itu sebenarnya sama. *Bahagia*.

Menariknya adalah ternyata tidak semua orang sadar dan mengetahui bahwa untuk mencapai bahagia itu sangatlah mudah. Tidak perlu orang pintar, tidak perlu orang hebat, tidak perlu orang yang punya pengalaman untuk bisa mencapai tujuan hidup yang sederhana tadi. *Bahagia*.

Tidak peduli apakah orang itu kaya, orang itu pintar, orang kulit hitam, orang kulit putih atau orang yang tinggi, gemuk, pendek, kurus semua bisa mencapai tujuan itu bila melakukan resep sederhana agar selalu dapat merasakan: *Bahagia*.

Resep sederhana untuk bahagia adalah : Jangan membandingkan.
Jangan membandingkan apa yang kita dapat dengan orang lain.
Jangan membandingkan uang kita dengan orang lain.
Jangan membandingkan rumah kita dengan orang lain.
Jangan membandingkan istri kita dengan orang lain.
Jangan membandingkan anak kita dengan orang lain.
Jangan membandingkan jabatan kita dengan orang lain.

Jangan membandingkan apapun yang kita dapat dengan orang lain.
Sekarang coba mari ingat sekali lagi, kapan pertama kali kita tidak bahagia? Kalau boleh menebak, pasti saat kita mulai membandingkan apa yang kita dapat dengan orang lain…🙂.

Percayalah, bahwa semua hal yang terjadi dan didapat oleh masing-masing orang pasti sudah berimbang beratnya antara kesenangan dan kesusahan. Hanya bentuknya yang berbeda-beda di masing-masing orang.

Jadi mau bahagia? Belajarlah untuk tidak membandingkan mulai hari ini….:).

3 Komentar

Filed under Lain-Lain

3 responses to “Mau Bahagia? Belajarlah untuk tidak membandingkan

  1. membandingkan boleh saja asal ada gunanya
    *lohh itu sih begadang yah*

    membandingkan sah2 saja asal positif, dapat menjadi motivasi kuat untuk berbuah dan membuat kita menjadi lebih baik

  2. membandingkan boleh saja .,,,
    misalnya, membandingkan diri dengan yang lebih pintar, merasa kita harus banyak belajar …

  3. Bener bgt….klo untuk membandingkan menambah motivasi dirimencapai yang lebih baik tak apa ko😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s